Jumat, 27 Juni 2014

Masa Depan Kita ^^

Siapa yang tahu akan masa depan.  Apa yang terjadi esok hari masih sebuah tanda tanya.  Kita bukan seorang peramal, kita adalah seorang manusia (mahluk-Nya).
Bisa jadi esok akan penuh dengan tawa atau sebaliknya, akan dipenuhi oleh tangisan.
Apakah kita memiliki sedikit kelonggaran untuk bermimpi dan berharap.  Bahwa esok hanya akan ada kata –bahagia-, tanpa lainnya.

Saya masih berusaha menata kembali masa depan.  Menata ulang lebih tepatnya, meskipun saya teramat lelah dan berharap apa yang sudah saya dapatkan untuk saat ini memang rejeki yang sudah Allah cukupkan bagi saya dan tak perlu dilebihkan.
Saya belajar untuk menerima apa yang Allah tetapkan untuk saya tanpa mengeluh atau menuntut lebih dari Sang Maha Pemberi.
Apakah tak cukup baikah apa yang saya lakukan selama ini?

Sedangkan laki-laki yang berada di sebelah saya masih dengan semangatnya menyusun kembali pecahan-pecahan impiannya yang sudah berserekan terinjak – injak oleh kenyataan bahwa hidup ini tak seindah harapannya.
Perih rasanya ketika saya menyaksikan kejadian itu dengan mata kepala saya sendiri.  Berusaha untuk bersikap netral karena tak ingin melukai hati kita masing – masing. 
“Cukup, sudah, hentikan!!!!” ingin saya teriakan kata – kata itu tepat di depanmu.  Berharap engkau tersadar dan kembali melakukan apa yang seharusnya engkau lakukan.  Tak perlu melakukan hal - hal lain yang hanya akan membuat hidup kita kembali dipertaruhkan.  Hidup kita (aku, kamu dan cinta kita).

Hidup kita, akankah harus dipertaruhkan untuk kesekian kalinya.  Demi sebuah impian yang tak pernah tahu akan jadi kenyataan atau tetap sebuah impian?

Wahai suamiku tersayang,

Ingatlah bahwa apa yang engkau pertaruhkan demi masa depan kita adalah milik kita
Jika memang Allah mengijinkan kita untuk terus berikhtiar, maka lakukanlah.
Luruskan niat dan semoga Allah memberikan kemudahan dan keberkahan dalam setiap langkahmu.
Menjadikan setiap peluhmu sebagai penebus dosa dan rasa lelahmu sebagai catatan pahala.

Ingatkan aku jika aku lengah dan khilap atas kodratku sebagai istri tanpa menyakiti perasaanku ^^
Semoga senantiasa aku terus berada di sampingmu, menemanimu menyusun impian kembali
Namun jika kelak masa depan kita tak sesuai dengan masa depan yang engkau impikan
Berjanjilah untuk terus tersenyum dan tak menunjukkan sedikitpun penyesalan di hadapanku, karena itu akan menjadi luka yang teramat sakit dihatiku sayang.

Ikhtiar, itu kuncinya.

Bismillah
......................................................................................................

(semangat buat kuliahnya abi ^^ meskipun banyak rintangan dan hambatan termasuk dari umi juga, hehehe. Awas jangan pernah setengah – setengah kalo dan ngambil keputusan, mesti yakin!!!! OKE)
  

Kamis, 05 Juni 2014

Kala _Galau_ Melanda

Sayangku,

Rasanya tak pantas memohon keburukan bagi orang lain, apalagi untukmu sayang..
Ya, kau adalah definisi dari kata “sayang”untukku..
Meskipun mungkin apa yang aku lakukan tak bersinggungan sama sekali dengan deskripsi sayang milikmu..
Dan “maaf”untuk itu..

Kau adalah satu – satunya orang yang pertama kali aku sebut dalam setiap doaku, tak apa kan sayang?
Berharap setiap doa yang aku panjatkan atas namamu segera Allah kabulkan, meskipun tak semuanya.. dan biarkan itu tetap Allah dengarkan sebagai sebuah permohonan yang kelak Allah kabulkan disaat yang tepat,,
Itu semua untukmu sayang, bukan yang lain, dan juga bukan untuk diriku..

Ketika apa yang kita pikirkan tak sama, ketika apa yang kita inginkan tak sama, ketika aku dan kamu tak sama..
Disaat itu lah semua kebahagian milik kita ikut menghilang, berbaur dengan amarah masing – masing, menyatu dengan keegoisan kita..
Tahukan sayang,, disaat itu juga semua hatiku yang penuh cinta dan sayang untukmu, tenggelam dalam lautan kebencian, dan sesak oleh rasa benci yang sebelumnya tak pernah ada untukmu.. dan seharusnya tak pernah tercipta untuk orang yang paling aku sayang..

Tak bisakah kita saling menyerah?
Jika memang kita tak sanggup, biarkan aku seorang diri yang menyerah.,
Menyerah dengan waktu, menyerah dengan keadaan, menyerah dengan semua yang ada..

Aku tak ingin bibir ini berucap yang buruk tentangmu,,
Aku tak ingin tangan ini.. kaki ini… tubuh ini melakukan hal buruk padamu sayang,, tak sedikitpun aku ingin melukai dirimu wahai cintaku..

Tak selamanya impian hanya akan menjadi impian, begitupun dengan kita.. tak selamanya seperti ini..

Kita harus segera bangun dari tidur, mengganti impian dengan kenyataan,, bergerak atau terdiam..

Dan kali ini, aku akan bergerak, perlahan..
Meninggalkanmu sayang,, melepaskanmu sayang..
Sebelum rasa sayang ini tergantikan dengan rasa benci..
Karena aku ingin  membawa rasa sayang ini dalam sebuah keabadian.. ^_^

Abi, maaf karena sudah banyak menggoreskan luka di hatimu
Ummi relakan abi untuk pergi dan menghapus bayangan ummi untuk selamanya..

Bahagiakan ïa yang dapat membahagiakan dirimu, sayang…
                                                                               
Miss u My Husband
Kamis, 29 Mei 2014 (21:00 wib)



Ini tulisan yang sengaja dibuat beberapa hari yang lalu, di saat terpuruk oleh suasana hati yang tak menentu. Dan beberapa setelah itu (tepatnya tanggal 31 Mei) saya didatangi oleh "Mr. M" (tepat siklus saya 28 hari).

Saya menyadari bahwa saya termasuk wanita yang terlalu (benar - benar) menggunakan perasaan. Sehingga terkadang logika yang Allah SWT anugrahkan tidak saya gunakan semaksimal mungkin. 

Suamiku, semoga apapun yang terjadi pada logika dan perasaanku sebagai seorang wanita tidak mempengaruhi kemampuanmu sebagai seorang imam dunia akhiratku, amien ^^

Semoga Allah mengabadikan pernikahan kita hingga di syurga kelak amien (meskipun hanya Allah yang kekal dan abadi).


Kamis, 24 April 2014

SEMANGAT setiap kali denger Hitomi no Juunin ^^

Sebenernya ini lagu dah lama banget kayaknya, jujur baru denger di pertengahan tahun 2013 (itupun karena suami jadiin lagu ini nada dering di hapenya.  Serasa jadi mahluk paling ketinggalan banget (tapi itu kenyataannya, hehe).
Tapi falling in love sama ini lagu ^^
Sebenernya arti dari setiap liriknya ga ada satupun yang dimengerti, jadi otomatis maknanya juga sama sekali ga faham.  Ntah melodinya atau nada-nadanya yang bisa bikin saya yang "dong-dong" jadi teramat suka, tapi kesimpulannya saya suka dan ga pernah bisa bosen setiap denger lagu yang jadi single ke-23 L'Arc~en~Ciel dari album SMILE.
Rasa suka itu yang bikin saya tertarik buat cari tau asal muasal lagu Hitomi no Juunin.  Lagu ini ditulis sama Hyde dan diaransemen oleh Tetsu yang katanya berdurasi 5 menit 55 detik.  Lagu ini dirilis tanggal 3 Maret 2004 (tuuuhhhh kan lama sekaliiiii, hampir 9 tahun gak pernah tau keberadaan lagu ini).
Apapun ceritanya, lagu ini bisa bikin semangat LUAR BIASA muncul dari diri saya.

Ini saya sajikan lirik beserta artinya yang saya copy dari  (http://hitominojyuuni.blogspot.com/) & ( http://laruku-nayev.blogspot.com)
Terima kasih untuk Ensatsu (seengganya bikin wawasan saya bertambah tentang lagu ini ^^)



Hitomi no Juunin

Kazoe kirenai demo sukoshino saigetsu wa nagare
Ittai kimi no koto wo dorekurai wakatterunokana
Yubisaki de chizu tadoru you ni wa umaku ikanaine
Kizuiteiruyo fuan souna kao kakushiteru kurai
Isogi ashi no ashita etoo teikou suruyouni
Kake.. mawayotte temo
Fushigina kurai kono mune wa kimi wo egakuyo

Miagereba kagayaki wa ni o hasezu afureteita
Donna toki mo terashiteru
Anata iro no youni nattanara

Mou sukoshi dake kimi no nioi ni dakarete itaine
Soto no kuuki ni kubiwa wo hikare
Boku wa se wo muketa
Shiroku nijinda tameiki ni shirasareru
Toki wo kurikaeshinagara futo omounosa
Naze boku wa kokoni irundarou

Sobani ite zutto kimi no egao mitsumeteitai
Utsuriyuku shunnkan ha sono hitomi ni sonna itai
Dokomademo odayakana shikisai ni irodorareta
Hitotsu no fuukeiga no naka yorisouyouni
Toki wo tomete hoshii eien ni

Soba ni ite zutto kimi no egao mitsumeteitai
Utsuriyuku shunkan ha sono hitomi ni sonna itai
Itsuno hi ka azayakana kisetsu heto tsuredasetara
Yukini youni sorani saku hanano motohe hana no motohe


Arti liriknya (Indahnyaaaa ^^)

Tak terhitung… masa-masa yang telah terlewati
Seberapa besarkah aku sungguh-sungguh mengenal dirimu?
Tak sesederhana menyusuri selembar peta dengan jarimu
Aku tahu engkau sedang mencoba menyembunyikan raut kegelisahanmu

Seolah melawan hari esok yang kian mendekat
Aku berjalan di sekitar, masih saja ia berupa ketakjuban… betapa hatiku penuh akan dirimu.

Jika aku menengadah, gemerlapan meluap-luap, tak akan pernah memudar
Andai aku dapat seperti matahari yang selalu bersinar cemerlang

Aku ingin didekap dalam keharumanmu… hanya untuk beberapa saat lagi
Terenggut oleh kerah bajuku keluar menuju udara, aku berbalik

Remang, desau putih menandakan berlalunya musim
Berulang terus dan terus, tiba-tiba membuatku bertanya… mengapa aku di sini?

Aku ingin duduk di sampingmu, selamanya memandangi senyumanmu
Ingin tinggal di sepasang mata itu dan merasakan berbagai untaian peristiwa
Seperti pemandangan lembut terlukis dalam keindahan rangkaian warna
Aku ingin menghentikan waktu selamanya

Aku ingin duduk di sisimu, selamanya melihat senyummu
Ingin tinggal di sepasang mata itu dan melewati berbagai untaian peristiwa
Andaikan suatu hari aku dapat membawamu ke musim yang terang benderang
Menuju bunga-bunga yang bermekaran di langit bagaikan salju…
Menuju bunga
http://laruku-nayev.blogspot.com/2009/05/lirik-laruku-dan-terjemahannya.html

Senin, 31 Maret 2014

Maaf & Memaafkan

SELASA yang kelam, padahal  berharap hanya senin saja.  Siang, jarum jam menunjukan pukul 13.05 wib (panas sekali_dan mungkin ini juga yang mempengaruhi sel- sel otakku ikut memanas sehingga akhirnya tak bisa diajak berdamai dengan keinginan hati).
Abi lagi-lagi pergi meninggalkan kami (aku & kaka') menuju Jakarta (kota yang selama ini menjadi satu-satunya tempat abi mencari uang).  Meskipun sudah berbagai upaya abi lakukan (termasuk kami_aku & kaka) "teringat ketika hampir seharian kami menunggu abi test & interview di salah satu pabrik yang berlokasi di Jatiluhur (dan pada kenyataannya nego gaji lah yang menjadi kendala).  Harus diakui mencari pekerjaan tidak semudah yang dipikirkan, banyak pertimbangan apalagi jika status sudah bukan lagi single.
Menyesal karena ritual perpisahan aku dan suamiku tidak meninggalkan kesan romantis.  Aku sibuk (sengaja menyibukan diri) dengan smartphone di tangan, dan abi berlari mengejar bus Bandung-Bekasi.
Ya, tanpa ucapan pamit atau cium tangan atau pandangan mata mendalam (menyimpan kata "RINDU").  Tanpa semua itu, dan terasa pahit.
 Jaga diri baik-baik abi, suamiku tersayang dan terkasih.  Maafkan keegoisan umi yang enggan meredam rasa amarah dan menunjukkannya di depan abi, sungguh.

Pernikahan adalah sebuah proses pembelajaran dan tahapan yang harus dilewati sebagai salah satu upaya pendewasaan diri (ya, mungkin lanjutan proses pancarian jati diri_karena belajar tak pernah ada akhirnya, selalu berlanjut).  Pernikahan tak selamanya senang dan tersenyum.  Kadang terasa sedih dan menangis.
Tapi, pernikahan selalu _INDAH_ pada akhirnya (jika kita bisa selalu memaafkan)

Salam rindu untuk suamiku yang penuh maaf ^^

Selasa, 25 Maret 2014

Kontrak Kerja (Akhrinya setelah hampir 3 bulan tanpa KEJELASAN)

Akhirnya tanda tangan kotrak kerja, memasuki tahun ke 4 (dan pada kenyataannya tak pernah ada kenaikan gaji atau upah lebih tepatnya). Tak pernah ada bonus atau tunjangan, dan saya (ntah dengan status apa) pegawai, buruh, honorer, sukarelawan??? Harus tetap menerima semua nikmat ini dengan ucapan "Alhadulillah" ^^
Berjumpa dengan kawan lama, menanyakan kabar setiap sahabat (meskipun dengan susah payah membiasakan diri menahan semua rasa malu, maklum karena saya termasuk orang yang tertutup dan tidak suka dengan suasana yang ramai / banyak orang).  Padahal tidak semuanya ingin saya jumpai (karena tidak membuat saya nyaman.
Saya hanya terus berharap, kita (BURUH harian LEPAS) yang setidaknya dalam hati kecil kami (meskipun saya tidak begitu tertarik dengan hal yang satu ini) mengharapkan akan lebih dihargai dengan status yang lebih diakui (dilegalkan).  Akan terus memiliki komitmen, memegang sumpah setia untuk terus menjalankan amanah sebagai seorang "Pelayan masyarakat".  Dan yang paling penting adalah tak pernah kehabisan impian (impian akan hidup yang jauh lebih baik dari sekarang_saat ini).

(postingan perdana_meskipun keyboardnya error "m" tak bisa berfungsi, dan akhirnya mengeluarkan jurus andalan COPY PASTE)