Mungkin karena banyak kesibukan yang di ada-adain (ngikutin hobi masyarakat sekarang yang sok sibuk_padahal sibuk ngurusin hidup orang)..
Di tahun 2016 ini, merupakan tahun pengharapan bagi keluarga kecil kami. Tahun penting, dimana semua impian kami satu persatu mulai tampak realisasinya. Dan semua itu tak lepas dari doa yang selalu dipanjatkan bagi kami baik dari keluarga besar, saudara dan para kerabat. Semoga kami selalu diberikan kekuatan agar bisa terus melangkah melewati semua ujian kami yang semakin hari semakin berat (yaaaahhh, namanya juga naik kelas ga ada yang makin mudah kan///).
Di tahun 2016 ini ada satu doa yang Allah kabulkan, dan itu membuat saya takjub. MasyaAllah, sungguh luar biasa (ekspresip banget kalo udah nyangkut kebesaran Sang Maha Cinta). Sebenernya bukan hanya doa ini yang Allah kabulkan, saya yakin semua doa yang saya panjatkan (tak ada satupun yang terlewat ) selalu Allah dengarkan. Meskipun tak langsung Allah kabulkan tapi selalu Allah bungkus indah dan suatu saat ketika waktunya tepat akan Allah berikan sebagai hadiah spesial untuk saya (khusnudzan, dan saya suka itu).
Masih ingat di Ramadhan tahun lalu tepatnya tahun 2015, saya selalu menyelipkan 1 buah doa diantara doa - doa lainnya sebelum saya membatalkan puasa ketika adzan magrib berkumandang. "Ya Allah, Ya Maha Baik, semoga di tahun depan kakak saya bisa menemukan jodohya yang tepat, yang kelak bisa menjadi imam terbaik di Dunia maupun di Akhirat kelak. Serta mudahkan ia melangkah ke jenjang pernikahan,,, amiiiiiiin". kurang lebih itu doa yang saya panjatkan kepada Sang Maha Penyayang. Dan di pertengahan bulan April tahun 2016, kakak saya (saudara perempuan saya) melangsungkan pernikahannya. Meskipun banyak hujatan dan saya yakin cobaannya pun tak mudah untuk dilewati. Tapi kekuatan Allah mengalahkan segalanya. Meskipun saya tak hadir, meskipun saya tak dapat berjabat tangan dan menunjukan rasa bahagia saya. Saya doakan semoga Allah memberikan rahmat-Nya yang berlimpah bagi keluarga baru teteh (panggilan akrab saya untuknya).
“Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah), bahwasanya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdo’a apabila ia memohon kepada-Ku, maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah-Ku) dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran. “(QS: Al-Baqarah: 186)
Dari Abu Ad-Darda’ dia berkata: Rasulullah -shallallahu ‘alaihi wasallam- bersabda:
مَا مِنْ عَبْدٍ مُسْلِمٍ يَدْعُو لِأَخِيهِ بِظَهْرِ الْغَيْبِ إِلَّا قَالَ الْمَلَكُ وَلَكَ بِمِثْلٍ
“Tidak ada seorang muslim pun yang mendoakan kebaikan bagi saudaranya (sesama muslim) tanpa sepengetahuannya, melainkan malaikat akan berkata, “Dan bagimu juga kebaikan yang sama.” (HR. Muslim no. 4912)
Dalam riwayat lain dengan lafazh:
دَعْوَةُ الْمَرْءِ الْمُسْلِمِ لِأَخِيهِ بِظَهْرِ الْغَيْبِ مُسْتَجَابَةٌ عِنْدَ رَأْسِهِ مَلَكٌ مُوَكَّلٌ كُلَّمَا دَعَا لِأَخِيهِ بِخَيْرٍ قَالَ الْمَلَكُ الْمُوَكَّلُ بِهِ آمِينَ وَلَكَ بِمِثْلٍ
“Doa seorang muslim untuk saudaranya (sesama muslim) tanpa diketahui olehnya adalah doa mustajabah. Di atas kepalanya (orang yang berdoa) ada malaikat yang telah diutus. Sehingga setiap kali dia mendoakan kebaikan untuk saudaranya, maka malaikat yang diutus tersebut akan mengucapkan, “Amin dan kamu juga akan mendapatkan seperti itu.”
Cobalah mulai mendoakan kebaikan atas saudara kita, itu sama halnya dengan mendoakan kebaikan atas diri kita sendiri. #introspeksidiri
-mohon dimaafkan jika ada kesalahan dalam penulisan-